Kamis, 19 Februari 2009

ColOS$u5 D! RhOD35






Colossus di Rhodes


Berdasarkan sejarahnya, Yunani kuno terdiri dari polis yang memiliki peran dan kekuatan yang terbatas. Di pulau Rhodes, terdapat tiga polis yaitu Ialysos, Kamiros dan Lindos. Pada tahun 408 sebelum Masehi, mereka menyatukan diri dengan beribukota Rhodes. Kota bekas kekuasaan Alexander Agung tersebut sukses menjadi kota yang kaya dan memiliki ikatan yang kuat dengan sekutunya, Ptolemy I Soter, penguasa Mesir, salah satu pemimpin pengganti Alexander.
Tahun 305 sebelum Masehi, Antigous dari Makedonia yang juga lawan Ptolemy mengepung Rhodes dengan kekuatan 40000 tentara ditambah dengan bajak laut Aegea. Setelah pengepungan mengalami kegagalan dan perjanjian damai disepakati setahun kemudian, Antigous menarik pasukannya sambil meninggalkan kekayaan berupa perlengkapan perangnya. Untuk merayakannya, rakyat Rhodes menjual seluruhnya dan menggunakan uangnya untuk mendirikan patung yang amat besar di pelabuhan Mandraki bagi dewa matahari mereka, Helios.
Banyak yang menyangka Colossus didirikan dengan satu kaki berada pada sisi pelabuhan Mandraki dengan kaki lain berada pada sisi lainnya seperti gambar di atas. Sesungguhnya,dengan tinggi patung yang tidak sebandinng dengan lebar mulut pelabuhan, gambaran tersebut adalah mustahil. Selain itu, pembangunannya akan mengganggu lalu lintas pelabuhan dan kerubuhan patung itu kemudian akan menutup jalur pelabuhan. Pengkajian lebih lanjut memberikan gambaran bahwa patung tersebut didirikan beberapa puluh meter dari sisi timur tanjung pelabuhan Mandraki atau lebih jauh lagi.
Proyek tersebut dikoordinasi oleh pemahat Chares dari Lindos. Untuk mendirikan patung, perkerja-pekerjanya membuat kulit perunggu bagian luar. Fondasinya, kaki dan pergelangan kakinya yang terbuat dari marmer putih ditempatkan dahulu. Selanjutnya patung sedikit demi sedikit ditegakkan saat permukaan perunggu diperkuat dengan lapisan besi dan batu. Pada saat Collosus selesai dibuat, ia berdiri tegak setinggi 110 kaki (33 m). Pengerjaannya sendiri memakan waktu 12 tahun dan selesai pada tahun 282 sebelum Masehi. Setelah 56 tahun berdiri, pada tahun 226 sebelum Masehi terjadi gempa bumi yang mematahkan lutut patung tersebut. Tawaran langsung Ptolemy III Eurgetes untuk memperbaiki patung ditolak oleh penduduk Rhodes setelah Orakel melarangnya dengan mengatakan bahwa Helios sendiri yang mengirim gempa tersebut.
Sampai hampir 10 abad lamanya patung tersebut tergeletak. Pada tahun 654, Arab menyerang Rhodes. Mereka memecah-belah puing-puing Colossus dan menjualnya pada bangsa Yahudi dari Siria. Konon puing-puing itu diangkut menggunakan 900 ekor onta. Walaupun sudah tidak berbekas, Colossus menginspirasi artis modern seperti pemahat Perancis, Auguste Bartholdi yang membuat patung Liberty yang terkenal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar