
Kalender Yunani kuno berawal pada tahun 776 sebelum Masehi saat Olimpiade pertama dimulai. Kuil Zeus yang dirancang oleh arsitek bernama Libon sekitar tahun 450 sebelum Masehi bergaya Doris dianggap terlalu sederhana. Solusinya adalah patung yang megah, yang kemudian menjadi tugas pematung Atena, Pheidias.
Pheidias memulai membuat patung sekitar tahun 440 sebelum Masehi. Beberapa tahun sebelumnya ia menemukan teknik membuat patung dari gading dan emas. Ini dapat dilakukan dengan mendirikan bingkai kayu yang di atasnya dilapisi logam dan gading sebagai penutup luarnya. Bengkel kerja Pheidias di Olimpia masih ada sampai sekarang, tempat dimana ia menggurat dan mengukir bagian-bagian terpisah dari patung sebelum digabungkan di kuil.
Ketika patung selesai, besarnya hampir menyamai tinggi kuil, seakan raja para dewa tersebut dapat meruntuhkan atap kuil apabila berdiri. Dasar dari patung sekitar 20 kaki (6,5 m) lebarnya dan 3 kaki (1 m) tingginya. Tinggi patung itu 40 kaki (13 m) setara dengan bangunan modern 4 lantai. Patung ini sangat tinggi sampai para pengunjung lebih menerangkan mengenai singasananya daripada patungnya. Kaki dari singasananya dihiasi patung-patung sphinx dan dewa seperti Apollo, Artemis, dan putra-putri Niobe.
Selama bertahun-tahun, kuil itu menjadi pusat pengunjung dan pemuja dari seluruh dunia. Pada abad 2 sebelum Masehi, kaisar Caligula mencoba membawa patung ke Roma, tetapi menemui kegagalan karena bingkai penyangga yang dibuat pekerja kaisar runtuh. Setelah Olimpiade dilarang tahun 391 oleh kaisar Theodosius I sebagai praktek berhala, kuil Zeus diperintahkan ditutup. Kota Olimpia kemudian diperburuk oleh gempa bumi, tanah longsor dan banjir, dan pada abad ke-5, kuil terbakar. Sebelumnya, patung Zeus telah dipindahkan oleh konglomerat Yunani ke istana di Constantinople. Di sana patung itu bertahan sampai dihancurkan api tahun 462. Sekarang tak ada yang tersisa selain batu dan puing fondasi bangunan dan pilar yang roboh di lokasi bekas kuil.
Beberapa duplikat patung ini dibuat, salah satunya prototipe di Kirene (Libya). Hanya saat ini tak ada satupun yang selamat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar